Berita Terbaru: Saham PT Astra International (ASII) Melemah Akibat Isu Rangka eSAF

Saham PT Astra International (ASII) Melemah Akibat Isu Rangka eSAF
Saham PT Astra International (ASII) Melemah Akibat Isu Rangka eSAF

Jakarta – Saham PT Astra International Tbk. (ASII) mengalami pelemahan selama dua hari berturut-turut dalam pekan ini, seiring merebaknya isu terkait teknologi rangka eSAF pada sepeda motor Honda yang diproduksi oleh PT Astra Honda Motor (AHM), anak perusahaan ASII.

Berdasarkan data dari RTI Business, pada perdagangan hari ini, Selasa (29/8/2023), saham ASII ditutup dengan penurunan sebesar 0,39 persen atau 25 poin menjadi Rp6.400. Selama sesi perdagangan, harga saham ASII bergerak di kisaran Rp6.375 hingga Rp6.450. Total perdagangan saham ASII mencapai 9.223 kali dengan volume transaksi mencapai 29,94 juta saham. Sebagai akibatnya, nilai transaksi mencapai Rp191,97 miliar dan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp259,09 triliun.

Baca Juga : Festival Kemerdekaan Pertunjukan Wayang Kulit “Wahyu Purbo Sejati” Dalang Ki M Yusuf Anshori – Kementerian Perdagangan

Pada hari sebelumnya, Senin (28/8/2023), saham ASII juga mengalami penurunan di zona merah dengan pelemahan sebesar 0,39 persen ke level Rp6.425 per saham. Pada akhir pekan sebelumnya, tepatnya pada Jumat (25/8/2023), saham ASII juga tercatat pada level Rp6.450, mengalami penurunan sebesar 0,39 persen atau 25 poin. Dalam satu minggu perdagangan, saham ASII mengalami penurunan sebesar 1,14 persen dari level pekan sebelumnya, yaitu Rp6.525.

Di sisi lain, anak perusahaan ASII di bidang komponen otomotif, yaitu PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO), berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 2,65 persen ke level Rp3.100 pada hari ini, setelah mengalami penurunan pada perdagangan kemarin. Saham AUTO diperdagangkan sebanyak 3.652 kali dengan nilai transaksi sebesar Rp25,12 miliar.

Sebelumnya, ASII melalui anak perusahaannya, PT Astra Honda Motor (AHM), telah memberikan klarifikasi terkait pemberitaan media yang mengaitkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan permintaan penarikan produk sepeda motor Honda. Klarifikasi ini dilakukan setelah pertemuan antara pihak AHM dengan Kemendag pada Jumat (25/8/2023). Executive Vice President Director AHM, Thomas Wijaya, menjelaskan bahwa tidak ada pernyataan terkait imbauan atau perintah penarikan produk dari pihak Kemendag kepada AHM.

Rangka eSAF, teknologi yang menjadi sorotan, telah diterapkan oleh AHM sejak tahun 2019. Namun, beberapa model sepeda motor Honda yang menggunakan teknologi ini, seperti Honda Genio 2019, Honda BeAT 2020, Honda BeAT Street, Honda Scoopy 2020, dan Vario 160 2022, dikabarkan mengalami masalah kerusakan hingga patah. PT Astra Honda Motor (AHM) adalah perusahaan patungan antara ASII dan Honda Motor Co., Ltd. (HMC), di mana masing-masing pihak memiliki 50 persen saham AHM, sehingga ASII menegaskan bahwa mereka bukan pengendali AHM.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *